SL UADDAFTAR ISI
Pendahuluan
Daftar isi
Perintah Dasar Linux
A. Perintah untuk mencari bantuan
B. Aturan perintah di linux
C. Manajemen file
D. Manajemen partisi
E. Owner dan izin akses file/direktori
F. Managemen Users dan groups
G. Direktori di Linux
H. Perintah untuk mengetahui informasi Sistem/proses
I. Teks Editor
J. Instalasi Paket/Sofware
K. Boot loader
Lampiran-lampiran PERINTAH DASAR LINUX
Perintah Linux merupakan cara kita untuk bisa berinteraksi dengan sistem Linux, dibawah ini merupakan perintah-perintah dasar yang sering digunakan. Untuk masuk konsole tekan Ctrl+alt+F1 sampai Ctrl+alt+F6, atau bisa menggunakan aplikasi konsole di GUI (start application - system – konsole/terminal)
maka akan ada tampilan
localhost login: (kita bisa login dengan root atau user lain yg ada)
password: (isi password user login anda)
setelah proses authentifikasi selasai, maka kita telah siap ngoprek :-)
A. PERINTAH UNTUK MENCARI BANTUAN
segala perintah dan managemen di linux ada dalam dokumentasi lengkap yang bisa kita jadikan referensi sangat berharga, makanya sebelum tanya temen, cari manualnya dulu, ok :-)
man
manual, digunakan untuk mencari referensi perintah & utilitas di Linux
man cp, menampilkan fungsi cp beserta option apa saja yang yang ada
info
menampilkan dokumentasi linux dalam format info (hampir sama dengan man)
info md5, menampilkan deskripsi kegunaan md5, beserta optionnya
whatis
penjelasan singkat tentang perintah dan utilitas di Linux
whatis clear, menampilkan penjelasan singkat fungsi clear
B. ATURAN PERINTAH DI LINUX
dalam mengetikkan perintah ke sistem Linux, terdapat aturan umum sebagai berikut:
rm, cp, mv, -R, v, i, f, i, /home/hapus.exe
rm -Rf /home/coba1.odt
penulisan option diawali dengan - (minus) dan bersifat opsional (tidak wajib), tetapi dalam suatu keadaan digunakan untuk mempertegas dan memperjelas perintah kita ke sistem, secara garis besar arti option adalah sebagai berikut, -untuk lebih jelas lihat di man dan dipraktekkan :-)
R, r recursive, yang berarti mengulang perintah tersebut secara berulang rekursif (rm -r)
f force, memaksa perintah tersebut, tanpa ada peringatan ke user lagi
i interactive, mengkonfirmasikan ke user sebelum perintah dikerjakan
v verbose, menampilkan proses eksekusi perintah yang terjadi
h hash, menampilkan proses eksekusi perintah dalam bentuk prosentase
a all, menampilkan semuanya
s symbolic, hanya membuat link (shortcut)nya saja.
C. MANAJEMEN FILE
Dibawah ini adalah perintah untuk memanajemen file dan direktori, termasuk membuat, menghapus, memindah, memodifikasi dll, disini disertakan option yang sering digunakan (coba ketik option satu-persatu dan cari perbedaan setiap option, oke..)
ls -a, l
list, untuk menampilkan list/daftar direktori dan file di direktori aktif sekarang
ls, ls /etc, ls -la, ls -l /home
cd
change directory, menuju ke direktori tujuan
cd .., cd /, cd /usr/local, cd ../man
mkdir
make directory, membuat direktori baru
mkdir ksl-uad, mkdir /mnt/win_c
rmdir
remove directory, menghapus hanya direktori kosong
rmdir ksl-uad, rmdir /mnt/win_c
rm -r, f ,i, v
remove, menghapus file, jika ingin menghapus direktori yang berisi file menggunakan option -r
rm -r /home/rahasia (hapus direktori)
rm jadwal.odt (hapus file)
cp -r, v, s
copy, mengkopi file/direktori ke tempat tujuan, jika ingin mengkopi file dan tujuannya masih berupa direktori maka secara otomatis akan dibuatkan filenya di dalam direktorinya.
cp
cp /home/ksl-uad /usr/local
mv -f, i, v
move, memindah file/dir ke tempat tujuan atau untuk rename file/direktori
mv
mv ksl-uad ksl (rename ksl-uad menjadi ksl)
mv -i /home/ksl /mnt/c (memindah direktori ksl ke /mnt/win_c)
ln -s
link, membuat link(shortcut) dari suatu file ke file/direktori yang lain
ln -s xmms /home/tamu/Desktop (membuat shortcut xmms di desktop tamu)
more, less
menampilkan isi file secara berurutan perlayar/perlembar (cari perbadaannya ya...)
more /etc/lilo.conf
cat
concatenate, menampilkan seluruh isi file secara langsung dari awal sampai akhir, dan bisa digunakan untuk menggabungkan 2 file (caranya gimana ya..., maaf ini termasuk pemrograman shell, diluar pembahasan kita, masih bertanya-tanya..., cari aja referensi ttg pemrograman shell)
cat /etc/lilo.conf
mount
untuk mengaitkan/shortcut suatu device (partisi HD, cdrom, flashdisk) kedalam direktori /mnt, sehingga device/file itu bisa diakses. inga'... for secure, semua device di *NIX/Linux dianggap sebagai file :-)
mount /dev/hda1 /mnt/win_c
D. Manajemen Partisi
untuk melihat partisi/media penyimpanan dalam komputer, kita bisa mengetikkan:
fdisk -l
perintah diatas juga bisa untuk melihat penomoran flashdisk. sda0 atau sda1 dll
Nama device
Nama di direktori /dev
Nama device
Nama di direktori /dev
Primary Master*
/dev/hda(nomor partisi)
Sata
/dev/sda(nomor partisi)
Secondary Master*
/dev/hdb(nomor partisi)
Flashdisk
/dev/sda, sdb(nomor)
Primary Slave*
/dev/hdc(nomor partisi)
Floppy
/dev/fd(nomor)
Secondary Slave*
/dev/hdd(nomor partisi)
Serial
/dev/tty(nomor)
*) merupakan interface IDE, digunakan untuk Hard disk, cdrom, dvd atau cdrw, untuk mengetahui dapat dilihat di BIOS dengan menekan Del, F10 atau F8 ketika komputer booting >hati-hati jangan diutak-atik jika kurang tahu, no warranty :-(
Untuk Partisi Hard disk, mengikuti aturan berikut:
Partisi HD ada dua macam, yaitu Primary dan Extended, jumlah maksimal partisi utama dalam suatu HD adalah 4 buah, untuk menanggulangi keterbatasan ini, maka partisi Extended bisa dibagi lagi menjadi sub partisi yang tidak terbatas jumlahnya.
Penomoran Partisi adalah sebagai berikut:
✔ Partisi utama bernomor 1 -4
✔ Sub Partisi Extended bernomor 5 sampai ~
dibawah ini sekedar gambaran Partisi -tidak wajib diikuti :-), sediakan partisi kosong di partisi pertama untuk windows (kalo mau sih, tapi disarankan untuk tidak membajak ya...), karena win maunya di partisi pertama saja (ya sudah.... yang waras ngalah)
win_c
win_d
slacky
swap
redhat
/home
Primary
Extended
Gambar diatas hanya terdiri dari 2 Partisi utama, yaitu Primary dan Extended, selanjutnya Extended dibagi menjadi 5 subpartisi
Studi kasus (di asumsikan kita pake' redhat dan HD pada Primary master) :
bagaimana cara mounting(mengaitkan) win_c?
bagaimana cara mounting(mengaitkan) win_d?
bagaimana cara mounting(mengaitkan) slacky?
bagaimana cara mounting(mengaitkan) flashku?
gimana sih caranya supaya aman, sebelum flashdisk dicabut........??
bagaimana cara mounting(mengaitkan) floppy?
7. kalo kita pengennya otomatis termount, gak usah ngemount ulang setiap kita reboot komputer gimana ya?
pertama kita buat direktori win_c, win_d, slacky atau dgn nama lainnya di /mnt (kalo lum ada), dengan mkdir /mnt/nama_direktorinya
1. mount /dev/hda1 /mnt/win_c
2. mount /dev/hda5 /mnt/win_d (jika tidak mau tambahkan opsi -t vfat untuk fat32)
3. mount /dev/hda6 /mnt/slacky
4. mount /dev/sda1 /mnt/flashku
5. umount /mnt/flashku atau umount/dev/sda1
6. mount /dev/fd0 /mnt/floppy (jika tidak berhasil tambahkan opsi -t vfat untuk fat32)
7. kalo mau mounting otomatis, kita tulis script di /etc/fstab (nulisnya bisa pake vi, vim, kate, emac, kwrite dkk koq)
contoh:
no partisi mount point format opsi
/dev/hda1 /mnt/win_c vfat defaults 0 0
/dev/hda6 /mnt/slacky reiserfs defaults 0 0
0 = tidak di chek oleh sistem ketika booting
1 = di chek oleh sistem waktu booting
E. OWNER DAN IZIN AKSES FILE/DIREKTORI
Dalam sistem linux, setiap file ada yang memiliki dan secara default ia berhak penuh atas file-filenya, user lain tidak berhak mengatur filenya kecuali root, dan setiap device di Linux (cdrom, flashdisk, floppy, dll) dianggap sebagai file, hal ini untuk keamanan pengaksesan dan managemen sistem yang handal.
Kepemilikan File secara subjektif dibagi atas:
u user, yaitu yang memiliki file/dir tersebut (owner)
g group, yaitu kelompok yang didalamnya terdiri dari user-user
o other, bukan user dan kelompok yang memiliki file/direktori
Macam-macam hak akses file:
simbol huruf keterangan
x 1 execution, berhak mengeksekusi file tersebut
w 2 write, berhak menulis, merubah, menghapus file tersebut
r 4 read, hanya bisa membaca file tersebut (read only)
Merubah hak akses
untuk merubah hak akses suatu file/direktori bisa dengan huruf atau simbol menggunakan perintah:
chmod -R, v, f
studi kasus: jika kita mengetikkan perintah ls -l maka muncul daftar dalam sebuah direkori:
izin akses user group id tgl membuat jam namafile/dir.
drw- rw- --- 2 root root 3022 2004-03-16 02:18 music
-rwx r-- rwx 1 paijo users 492 2005-09-27 14:07 halo.cpp
Rubahlah hak akses dengan kasus dibawah ini:
1. Direktori music diatas agar bisa ditulis, dibaca oleh owner dan group dan hanya dibaca oleh other.
2. File halo.cpp diatas agar hanya bisa dieksekusi, dirubah, dibaca oleh owner, dilihat oleh groupnya dan other tidak bisa apa-apa (access denied)
dengan angka user group other
1. chmod 664 music rw- rw- r-- jadi (4+2+0) (4+2+0) (4+0+0) =664
2. chmod 740 halo.cpp rwx r - - - -- jadi (4+2+1) (4+0+0) (0+0+0) =740
dengan simbol
1. chmod o+w music -> o=other ditambah hak akses menulis w=write
chmod o-rwx halo.cpp -> o=other dikurangi hak membaca, menulis dan exekusi rwx
Mengganti root sistem
chroot
Dengan sedikit trik, kita bisa menduduki sistem lain dan berkuasa atas sistem tersebut layaknya sistem sendiri, contohnya jika kita lupa password Linux kompi kita, kita bisa menjalankan Linux live-cd (knoppix, ubuntu, dkk), masuk konsol, mount sistem Linux kompi kita, dan menjalankan chroot
mount /dev/hda5 /mnt/redhat (diasumsikan partisi Linux kita di hda5)
chroot /mnt/redhat (setelah masuk kita ganti password Linux Kompi dengan passwd)
#warning: hanya digunakan untuk tujuan yang baek-baek aja yaa..
Mengganti login user biasa ke root (sementara)
Ketika kita hendak mengkonfigurasi sistem yang hanya bisa diakses oleh root padahal kita login sebagai user biasa, maka langkah termudahnya kita login ke root (tanpa logout), dengan
su
enter root password: (ketik password root)
maka kita telah masuk sebagai root, dan untuk keluar dari root ketik exit.
Untuk keluar dari user kita ketik logout
F. MANAGEMEN USERS DAN GROUPS
untuk keamanan, penambahan dan penghapusan user hanya bisa dilakukan oleh root, sedangkan penambahan/perubahan password user bisa dilakukan oleh root dan user itu sendiri.
useradd, adduser -d, G
menambah user baru, bisa menggunakan opsi -d untuk membuat direktori home user tersebut, -G menentukan group user tersebut, tetapi biasanya dibuatkan secara otomatis oleh sistem.
useradd sekretaris, adduser paijo
userdel -r
user delete, menghapus user yang telah ada, opsi -r jika ingin menghapus home-user yang dihapus, tetapi biasanya sistem akan menghapus home-user secara otomatis
userdel sekretaris, userdel paijo
passwd
password, memberi password kepada user, jika merubah password-user itu sendiri bisa pakai passwd (tanpa ditulis nama-user). Maka akan muncul tampilan
newpassword:
reenter newpassword:
usermod -e, d, G
modifikasi account suatu user, termasuk mengganti group dan membatasi umur kadaluarsa user
usermod paijo -G users
users
menampilkan user-user yang sedang aktif di system kita saat ini
users
groupadd
menambah group, group di Linux bukan hanya untuk pemakai/user, tetapi lebih identik dengan kelompok yang ada di sistem Linux, lihat di /etc/group (lihatnya boleh pake more, less, cat, dll)
root::0:root (nama-group : : id-group : anggota group)
bin::1:root,bin,daemon
users::100:
groupadd member-ksl
groupdel
group delete, menghapus group yang telah ada di /etc/group
groupdel member-ksl
groupmod -g, o
untuk memodifikasi/merubah no-id group tersebut
groupmod member-ksl -g 103
groups
menampilkan groups yang sedang aktif di system kita
groups
G. DIREKTORI DI LINUX
Direktori sitem linux menggunakan susunan hirarki (akar), sehingga setiap user mempunyai kekuasaan bertingkat-tingkat, kekuasaan tertinggi adalh user root, lagi-lagi untuk keamanan :-)
/ (root sistem)
bin sbin etc boot dev home lib mnt proc root tmp usr var
X11 shadow rif iyan cdrom fd0 src doc
/
merupakan induk direktori sistem (root) yang menyimpan file sistem
/bin & /sbin (binary, super binary)
menyimpan program-program penting untuk sistem yang dapat dieksekusi (executable)
/boot
menyimpan semua file-file yang dibutuhkan saat booting linux, yaitu mvlinuz (kernel image), initrd (initial runtime daemon), dll
/dev (device)
menyimpan file-file device komputer seperti harddisk, cdrom, floppy, flashdisk, dll
/etc
menyimpan file-file yang digunakan untuk konfigurasi sistem linux, silahkan ngoprex disini
/home
tempat menyimpan direktori dan dokumen tiap users yang ada
/lib (library)
berisi kumpulan library yang dibutuhkan oleh sistem Linux
/mnt (mount)
berisi direktori mount point dari device-device, seperti partisi HD, cdrom, floppy, tetapi ada distro yang menempatkan removable device seperti flashdisk, floppy, cdrom di /media
/proc (proccess)
tempat menyimpan file informasi proses-proses yang sedang berjalan di sistem
/root
direktori home-nya user root untuk menyimpan dokumen root
/tmp (temporary)
tempat menampung file-file sementara, misalnya pada saat instalasi
/usr (user)
berisi kumpulan program, library, dokumentasi yang dapat digunakan untuk semua user
/var (variable)
berisi data yang dinamis di Linux, misal www, mail, log, syslog, demesg
/opt (optional)
berisi paket/program tambahan, contoh: netbean, Adobe Reader, Firefox
H. PERINTAH UNTUK MENGETAHUI INFORMASI SISTEM/PROSES
Dibawah ini adalah perintah untuk mengetahui informasi sistem yang sedang berjalan
uname -a, s, n, r, v, m, p ,i ,o
untuk mengetahui informasi sistem,termasuk release kernel, jenis prosessor, dll
du -a, b
disk used,menampilkan estimasi kegunaan ruang disk yang terpakai
df
disk free, menampilkan kapasitas disk terpakai, dan trik untuk melihat partisi/device yang termount, contoh: kita ingin mengetahui apakah flashdisk kita sudah termount atau belum
free
untuk mengetahui pemakaian memori (RAM dan Swap), di sistem Linux
pstree
top
menampilkan proses yang sedang berjalan secara realtime (kontinue)
ps -A, aux
proses, menampilkan proses yang berjalan pada waktu kita ketikkan perintah ini
kill
menghentikan proses yang sedang berjalan, nomor id_proses dapat dilihat dengan perintah top atau ps -A atau ps -aux
w, who
menampilkan users yang sedang login di system kita
pwd
print working directory, menampilkan di direktori mana posisi kita sekarang
date
menampilkan hari, tanggal, waktu sekarang
kernelversion
untuk mengetahui versi kernel sistem kita sekarang.
cfdisk -l
untuk mengetahui partisi Hard disk/media penyimpanan dalam komputer, termasuk flashdisk.
Konfigurasi sistem
dibawah ini merupakan konfigurasi yang sering dilakukan:
/etc/fstab atau mtab
Semua partisi dan device di script ini akan dimount secara otomatis oleh sistem ketika booting.
/etc/passwd
semua data user, password, group, id user, nama user, home user, dan shell user berada disini
/etc/shadow
password user terenskripsi, expire date user, dan proses authentifikasi password user akan dicocokkan disini
/etc/X11/xorg.conf atau XF86config
konfigurasi tentang tampilan GUI(graphic user interface), termasuk konfigurasi keyboard, mouse, monitor, resolusi monitor, dan vga berada disini
/etc/rc.d/
ketika booting sistem akan mengecek hak akses dan menjalankan semua services yang ada di dalam direktori ini. (-rwxr-xr-x)
I. TEKS EDITOR
Teks editor merupakan tool bantu untuk membuat dan mengedit file konfigurasi/program. Terdapat bermacam-macam teks editor di Linux seperti vi, vim, joe, kate, ex, kwrite, ed, kedit, mc dengan berbagai kelebihan masing-masing, tetapi disini kita membahas tentang teks editor vi yang merupakan teks editor standar *NIX/Linux.
Modus dalam teks editor
Modus vi ada 2 macam, yang dapat dilihat di pojok bawah sebelah kanan:
mode command (perintah)
mode ini digunakan untuk memberikan perintah seperti simpan, hapus, keluar dll
untuk masuk di mode ini kita tekan esc
mode insert (masukan)
digunakan untuk menulis atau mengedit teks
untuk masuk di mode ini tekan insert atau i
Membuat file baru
untuk membuat file baru kita ketikkan vi dan diikuti nama file yang hendak kita buat.
vi haloksl.cpp, vi catatan.txt, vi ngoprex
maka kita masuk pada modus command, kita tekan insert atau i untuk masuk ke mode insert, disini kita bisa menulis file/program, misalnya dengan memakai bahasa c, c++, java, phyton, maupun surat cinta he..he..
Mengedit file
untuk mengedit file/program yang telah ada kita tinggal mengetikkan vi diikuti nama file yang hendak kita edit
vi /etc/lilo.conf, vi renungan, vi haloksl.py
Menyimpan dan Keluar dari teks editor
Untuk menyimpan dan keluar dari teks editor kita masuk ke mode command dengan menekan Esc, dan diikuti :wq atau shift+z z dibawah ini merupakan perintah yang sering digunakan dalam modus command:
:w untuk menyimpan (save)
:q untuk keluar (quit)
:q! untuk keluar tanpa menyimpan
x untuk mendelete teks di bawah kursor dalam modus command
J. INSTALASI PAKET/SOFTWARE
Instalasi Paket/Software di Linux ada dua macam:
1. dari Source (sumber asal/tarball yang telah di kompres)
2. dalam bentuk paket manager (sudah dalam bentuk binari)
1. Source
Syarat utama untuk menginstall Software dari source adalah harus ada compiler GCC (biasanya sudah terinstall ketika menginstall distro Linux)
1. Langkah pertama kita mengekstrak file tersebut, biasakan di direktori /usr/local atau /opt:
cd /usr/local (masuk ke direktori /usr/local)
tar -zxvf xmms-1.2.tar.gz (jika dalam bentuk compress .tar.gz)
tar -zjvf xmms-1.2.tar.bz2 (jika dalam bentuk compress .tar.bz2)
maka akan terdapat direktori baru bernama xmms-1.2
2. Langkah selanjutnya adalah mengkonfigurasi software tersebut dengan sistem Linux kita
cd xmms-1.2 masuk ke direktori xmms-1.2 yang telah kita ekstrak
./configure mengkonfigurasi xmms-1.2
3. Selanjutnya kita kompile software tersebut dengan kompiler GCC untuk dijadikan file binary
make
4. Langkah terakhir kita install file binary tersebut di dalam sistem
make install
2. Paket Manager
Paket manager adalah tool bantu untuk mempermudah dalam menginstall software di Linux, karena sudah dalam bentuk file binary, contohnya Slakware dengan *.tgz, Debian dengan *.deb, dan Redhat dengan *.rpm (Redhat Paket Manager) yang bisa juga digunakan untuk turunannya (mandrake, fedora, lorma, dll)
Instalasi
beberapa RPM sudah mendukung instalasi "klik icon" seperti di Windows, tetapi kurang puas kalau tidak pakai konsol ;-), untuk instalasi di konsole dengan cara:
rpm -ivh ymessenger-1.4.rpm (ciri rpm adalah berekstensi .rpm)
Menghapus (uninstall)
rpm -e ymessenger
Mencari suatu paket apakah sudah diinstall di sistem
rpm -qagrep ymessenger
nb: i install
e remove (uninstall)
q query
Sedangkan untuk Paket Manager versi Slakware dan turunannya (dalam bentuk *.tgz) dapat menggunakan tool bantu berupa pkgtool, dengan mengetikkan:
pkgtool
maka akan tampil menu fasilitas diantaranya untuk penginstalan paket.
Converting Paket Manager
File dalam bentuk suatu Paket Manager dapat kita convert kedalam paket manager yang lainnya, dengan:
rpm ke tgz -> alien –to-tgz namafile.rpm
atau alien -t namafile.rpm
rpm ke deb -> alien –to-deb namafile.rpm atau alien -d namafile.rpm
deb ke rpm -> alien –to-rpm namafile.deb atau alien -r namafile.rpm
K. BOOTLOADER
Ketika komputer dinyalakan, maka head hardisk akan menunjuk ke piringan paling luar untuk menentukan partisi mana yang akan di load, tempat ini dinamakan BMR (master boot record), bootloader adalah script kecil yang ditulis untuk menentukan tujuan booting, boot loader ini bisa ditulis di MBR, awal partisi, disket, cdroom, untuk lebih simpelnya kita menulis bootloader ini di MBR. Sedangkan macam-macam boot loader bawaan Linux yaitu:
1. lilo (Linux Loader)
konfigurasi lilo bisa diedit menggunakan teks editor di /etc/lilo.conf, secara global terdiri dari
boot=/dev/hda #menunjukkan di hardisk Primary Master
prompt #mengawali prompt perintah
timeout=50 #batas waktu untuk memilih lilo (5 detik)
vga=normal #memakai frame buffer atau tidak(normal)
######comment: boot untuk linux slakware ku
image=/boot/vmlinuz #kernel image berada di /boot/vmlinuz
root=/dev/hda5 #menentukan root sistem yang akan di load
label=slacky #judul pilihan yang akan muncul di lilo
read-only #
######jika menginstall lebih dari satu Linux tambahkan script dibawah ini
image=/boot/vmlinuz #idem
root=/dev/hda7 #idem
label=redhat ku #idem
initrd=/boot/initrd.img #initial ramdisk
read-only #idem
#jika ada OS windows
other=/dev/hda1 #tempat win pasti di partisi pertama
label=windows_original #judul pilihan yang akan muncul di lilo
table=/dev/hda
warning: jika mengadakan perubahan di /etc/lilo.conf, disave dan keluar dari teks editor, lalu ketik lilo untuk menuliskan script tadi di bootloader.
2. grub
cara mengedit grub bisa mengetikkan grub di konsol, maka akan ada tampilan:
grub> (ketikkan script disini, ok)
grub>(hd 0,4)/boot/vmlinuz root=dev/hdb5 vga=0x317 splash=verbose resume=/dev/hda4
(hd 0,4) merupakan hardisk pertama di partisi ke 5 (dihitung dari 0)
spash menentukan tampilan booting apakah silent atau verbose(proses yang terjadi ditampilkan)
vga=0x317 pilihanmenggunakan buffer vga atau tidak menggunakan buffer vga (normal)
warning: jika mengadakan perubahan di grub, lalu ketik grub-install di konsole untuk menuliskan script tadi di boot loader.
Diambil dari referensi yang pernah kita temui, tanpa mengurangi rasa hormat kepada penulisnya.....
Lampiran-lampiran.
Referensi yang dapat digunakan a.n;
Buku-buku pintar linux, UAD:
Memahami Securtiy Linux
a) Kriptografi
b) Password & Authentifikasi
c) Security hole
d) Menangani service
e) Keamanan Fisik
f) Keamanan Lokal
g) Keamanan Kernel
h) Keamanan Jaringan Komputer
i) SSH
j) Menggunakan PGP
k) Tanda-tanda penyusupan
Pemrograman GCC
Membangun Jaringan Diskless pada Linux
a) Linux Terminal Server Project
b) Kompilasi Kernel
Administrasi Sistem Linux RedHat
a) Instalasi
b) LILO
c) Konsep dasar dan perintah Dasar LINUX/UNIX
d) Management System
e) Konfigurasi Kernel
f) Teks editor Vi
g) X Windows system
h) Perintah dan utilitas di Linux
Aplikasi Web Database menggunakan PHP &MySQL
a) Instalasi PHP, MySQL, dan Apache
b) Memulai Script
Menggunakan KDE
Database Server PostgreSQL
Opensource Linux (sangat disarankan untuk dibaca bagi yang baru mengenal Linux dan Opensource)
E-government
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
blog nya cukup bagus
BalasHapus